Informasi lengkap untuk para pendaki gunung seperti jalur pendakian, tips mendaki gunung, peralatan pendakian dan informasi gunung terbaru.

Rabu, 03 Januari 2018

Jalur Pendakian Gunung Ciremai Melalui Apuy Majalengka

Jalur pendakian gunung ciremai - Kegiatan pendakian gunung semakin banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Kini, pendaki tidak hanya berasal dari kelompok pecinta alam tetapi juga terdapat beberapa masyarakat biasa. Pada umumnya, mereka melakukan pendakian karena penasaran ingin menikmati keindahan panorama alam pegunungan. Alasan ini juga tidak dapat dilepaskan dari pengaruh postingan beberapa foto pendakian yang viral di sosial media.

Salah satu gunung yang sering dikunjungi oleh para pendaki ketika akhir pekan dan libur panjang adalah Ciremai. Gunung yang terletak di kabupaten Kuningan, Majalengka dan Cirebon ini adalah alternatif destinasi pendakian selain Gede-Pangrango, Salak, maupun Papandayan. Disamping itu, keberadaan Gunung Ciremai pun cukup istimewa karena memiliki puncak setinggi 3.078 Mdpl dan merupakan atap tertinggi di tanah sunda.

Pendakian Gunung Ciremai
Pendakian Gunung Ciremai
Gunung Ciremai, sumber: Wikipedia
Sebenarnya terdapat tiga jalur pendakian Gunung Ciremai yang dapat dilalui pendaki, yaitu Apuy, Palutungan dan Linggarjati. Namun pada artikel kali ini, kita hanya akan fokus pada pendakian ke puncak Ciremai via Apuy.

Rute pendakian Gunung Ciremai via Apuy

Apuy adalah jalur pendakian yang cukup populer di kalangan para pendaki yang ingin menuju Gunung Ciremai. Jalur pendakian Apuy ini secara administratif terletak di kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Jalur pendakian ini memiliki tingkat kesulitan medan yang cukup landai jika dibandingkan dua jalur lainnya. Jadi, bagi kamu yang baru pertama kali mendaki disarankan untuk memilih jalur pendakian Gunung Ciremai via Apuy.
Peta jalur pendakian Gunung Ciremai via Apuy
Peta jalur pendakian Gunung Ciremai via Apuy, sumber: simplyindonesia.wordpress.com

Terminal/Pasar Maja - Basecamp Apuy

Jika kamu datang dari luar kota dan berencana naik melalui jalur Apuy sebaiknya turun di terminal atau pasar Maja. Perjalanan menuju basecamp Apuy dapat ditempuh dengan dua opsi kendaraan, yaitu ojek motor dan menumpang mobil pick up. Biaya yang dikenakan untuk ojek motor adalah Rp 50.000,00. Sementara itu, jika kamu memilih naik mobil pick up maka biayanya hanya berkisar Rp 25.000,00. Lama perjalanan yang akan kamu tempuh hingga tiba di basecamp Apuy adalah 1 jam. Setelah itu, kamu dan rombongan wajib mendaftarakan diri di pos pendaftaran yang tersedia. Biaya pendakian Gunung Ciremai yang dikenakan oleh petugas adalah Rp 50.000 per orang.

Basecamp Apuy - Pos I Berod

Gerbang selamat datang di Basecamp Apuy
Gerbang selamat datang di Basecamp Apuy, sumber: simplyindonesia.wordpress.com
Pos I Gunung Ciremai terletak di ketinggian 1.500 Mdpl dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki maupun menyewa pick up. Jika kamu ingin menghemat tenaga, maka dapat menyewa pick up dengan biaya Rp 100.000,00 per mobil. Namun, apabila kamu ingin mengirit biaya, maka mulailah pendakian ini dengan melangkahkan kaki sembari menikmati indahnya panorama. Pada Pos I Berod kamu masih menemui bangunan Mushola dan Warung. Jangan lupa untuk mengisi ulang persediaan air karena hanya disinilah terdapat sumber air terakhir.

Pos I (Berod) - Pos II (Blok Arban)

Blok arban jalur pendakian gunung apuy
Blok arban jalur pendakian Gunung Ciremai, sumber: simplyindonesia.wordpress.com
Ketika kamu dan rombongan sampai di Pos II, maka kalian wajib untuk mendaftar ulang. Kebijakan ini sepintas hampir sama dengan yang berlaku di jalur pendakian Gunung Ciremai via Linggarjati. Para Ranger bertugas untuk mendata peralatan pendakian yang kamu dan rombongan bawa. Setelah pengecekan selesai, maka kamu dapat menikmati landainya trek menuju Pos II di ketinggian 1.915 Mdpl. Waktu pendakian yang akan kamu dan rombongan tempuh sekitar 60 menit.

Baca juga:

Pos II (Blok Arban) - Pos III Tegal Masawa

Pos Tegal Masawa Pendakian gunung Ciremai
Pos Tegal Masawa Pendakian gunung Ciremai, sumber: simplyindonesia.wordpress.com
Setelah pos II proses pendakian yang sebenarnya akan kamu rasakan. Trek ini didominasi oleh medan menanjak yang diselingi akar-akar pohon. Tanah di area ini akan menjadi debu di musim kemarau dan menjadi lumpur saat musim penghujan datang. Waktu yang dibutuhkan untuk menuju Pos III di ketinggian 2.400 Mdpl adalah 75 menit.

Pos III (Tegal Masawa) - Pos IV Tegal Jamuju

Pos Tegal Jamuju
Pos Tegal Jamuju, sumber: simplyindonesia.wordpress.com
Rute pendakian dari Tegal Masawa menuju Tegal Jamuju menghadirkan medan yang berat berupa trek menanjak terus menerus di ketinggian 2.600 Mdpl. Tidak mengherankan jika para pendaki beranggapan bahwa rute Pos III ke Pos IV adalah trek terberat dari jalur pendakian Gunung Ciremai melalui Apuy. Setelah kurang lebih satu jam kamu dan rombongan bermandi keringat tibalah kalian di area datar dikelilingi pohon-pohon besar bernama Tegal Jamuju.

Pos IV (Tegal Jamuju) - Pos V Sanghyang Rangkah

Trek dari Pos IV (Tegal Jamuju) menuju Pos V Sanghyang Rangkah tidak jauh berbeda dengan rute sebelumnya. Jalan tanjakan seakan menjadi menu utama perjalanan yang harus kamu lalui untuk menuju Pos V (Sanghyang Rangkah) pada ketinggian 2.800 Mdpl. Setelah menempuh perjalanan sekitar satu setengah jam, maka kamu akan tiba di sebuah area datar. Itulah Pos V (Sanghyang Rangkah) yang menjadi tempat ideal mendirikan tenda. Mitos yang beredar mengenai Pos V adalah dahulu tempat ini digunakan bertapa bagi orang sakti. Namun, orang-orang sakti tersebut tidak dapat dilihat dengan mata telanjang tetapi membutuhkan kemampuan supranatural khusus. 

Pos V (Sanghyang Rangkah) - Pos VI (Goa Wallet)

Medan pendakian dari Pos V menuju Pos VI didominasi tanjakan pada area terbuka yang dihiasi pohon Cantigi. Dalam perjalanan menuju Pos VI (Goa Wallet) kamu juga akan melalui jalur persimpangan Apuy dan Palutungan. Dengan demikian, kamu juga dapat memilih alternatif rute pulang melalui jalur pendakian Gunung Ciremai via Palutungan.
Pos Goa Walet pendakian Gunung Ciremai
Pos Goa Walet pendakian Gunung Ciremai, sumber: simplyindonesia.wordpress.com
Terdapat sebuah mitos yang berkembang di jalur ini, yaitu kamu akan ditemani seekor burung gagak hitam setelah melalui persimpangan ini hingga Goa Wallet. Setelah melakukan pendakian melelahkan selama dua jam akhirnya kamu sampai di Goa Wallet yang berketinggian 2.950 Mdpl. Goa ini disebut demikian karena merupakan rumah dari ribuan burung Wallet. Para pendaki biasanya membangun tenda di sekitar area ini karena terlindung dari hempasan angin.

Pos VI (Goa Wallet) - Puncak Gunung Ciremai

Berbeda dengan pemandangan kedua jalur pendakian lainnya, disini kamu akan dihibur oleh cantiknya bunga Edelweiss pada sisi-sisi Jurang. Tidak hanya itu, ketika langit cerah kamu dapat menikmati indahnya kota Majalengka dan landscape waduk Darma di Kuningan dari ketinggian 3.078 Mdpl. Waktu yang dibutuhkan dari Goa Wallet ke Puncak Ciremai adalah 30 menit.

Itulah informasi lengkap seputar jalur pendakian Gunung Ciremai melalui desa Apuy, Majalengka. Jika kamu baru pertama kali mendaki Gunung Ciremai, maka jalur ini sangat disarankan karena treknya lebih landai dibanding dua jalur lainnya. Selain itu, akses menuju lokasi ini pun cukup mudah karena berbagai transportasi ke Gunung Ciremai dari Jakarta dan kota besar lainnya melayani rute ini. Transportasi yang umumnya menjadi pilihan para pendaki adalah Bus dan kendaraan pribadi, baik mobil maupun motor.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Jalur Pendakian Gunung Ciremai Melalui Apuy Majalengka

0 komentar:

Posting Komentar